Breaking News
Home / Bagdalpers / SAMA DENGAN PENILAIAN 13 KOMPONEN, DIPERKIRAKAN INDEKS PROFESIONALITAS ANGGOTA POLRI MENJADI SYARAT UNTUK IKUT DIKBANGUM DAN DIKBANGSPES

SAMA DENGAN PENILAIAN 13 KOMPONEN, DIPERKIRAKAN INDEKS PROFESIONALITAS ANGGOTA POLRI MENJADI SYARAT UNTUK IKUT DIKBANGUM DAN DIKBANGSPES

Birosdmpoldasulsel– Pengukuran Indeks Profesionalitas Anggota Polri bertujuan untuk mengukur tingkat profesionalitas Polri serta cakupan dimensi yang akan menjadi standar profesionalitas Polri, dirumuskannya instrumen alat ukur yang menjadi standar pengukuran indeks profesionalitas Polri yang kemudian akan digunakan untuk mengukur secara kuantitatif tingkat profesionalitas Polri. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kombes Pol Dr. Kif Aminanto, S.I.K., S.H., M.H., Kepala Bagian Perencanaan Rojianstara SSDM Polri yang didampingi oleh AKBP Aris Bachtiar, S.I.K., S.H., M.Si. Kabagdalpers Biro SDM Polda Sulsel saat memberikan sambutan dan paparan dalam Workshop Konseptualisasi dan Penyususan Indeks Profesionalitas Anggota Polri di Polda Sulawesi Selatan, Selasa (23/8/2022) bertempat di Aula Mappaodang Mapolda Sulsel.

BIRO SDM POLDA SULSEL
BIRO SDM POLDA SULSEL

Workshop dilakukan secara tatap muka/luring dengan melibatkan Kaurtu Rojianstara SSDM Polri, Paursubbagrenstra Bagren Rojianstra SSDM Polri, Bhayangkara Administrasi Penyelia Bagrenmin Akpol Lemdiklat Polri (Lulusan S2 LPDP), serta para Kasubbagrenmin Satker Polda Sulsel dan 4 perwakilan Kabag SDM Polres/tabes Makassar raya.

Kombes Pol Dr. Kif Aminanto, S.I.K., S.H., M.H., Kabagren Rojianstra SSDM Polri menyampaikan bahwa “indeks profesionalitas Anggota Polri adalah satu cara untuk mengukur kualitas anggota Polri dengan menggunakan indeks dari beberapa indikator yang sesuai dengan tujuan dan fungsi Polri, Pengukuran Indeks Profesionalitas yang disusun diharapkan berdasarkan prinsip yang koheren, kelayakan, akuntabel dan multidimensional”

Lebih lanjut, Kombes Kif Aminanto menjelaskan bahwa Penyusunan indeks profesionalitas Polri dijalankan dengan menggunakan metode riset campuran, yakni pendekatan kuantitatif dan kualitatif. “Pendekatan Kualitatif dilakukan melalui FGD (Focus Group Discussion) bersama para Karo SDM Polri dalam rangka merumuskan indeks profesionalitas Polri berbasis indeks profesionalitas ASN sedangkan pendekatan Kuantitatif dilakukan melalui pengumpulan data evidence atau bukti fisik dalam rangka pembentukan dan perancangan konsep indeks profesionalitas Polri,” tandasnya.

BIRO SDM POLDA SULSEL
BIRO SDM POLDA SULSEL

Dalam kesempatan yang sama Kombes Kif Aminanto memberikan penjabaran mengenai indikator indeks profesionalitas polri “Kriteria pengukuran tingkat profesionalitas Polri diukur melalui dimensi kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan disiplin,” jelasnya.

Workshop dilanjutkan dengan pengisian kuisioner dan pengumpulan data indeks profesionalitas anggota polri terhadap para Kasubbagrenmin Satker Polda Sulsel dan 4 perwakilan Kabag SDM Polres/tabes Makassar raya.

Sebagai penutup, Kabagren Roajianstra SSDM Polri menyampaikan “Sama dengan penilaian 13 Komponen, diperkriakan Indeks Profesionalitas Anggota Polri nantinya akan menjadi syarat bagi personel Polri apabila ingin mengikuti pendidikan pengembangan umum dan pendidikan pengembangan spesialis” tutup Kombes Pol Dr. Kif Aminanto, S.I.K., S.H., M.H.

About admdalpers

Check Also

Casino no adm: panoramica e opzioni

Casino no adm: Guida pratica per giocare in sicurezza Cos’è un casino no adm? Il …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Powered by keepvid themefull earn money